Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Jejak Menteri Keuangan Kristen Kembali Setelah 33 Tahun

Gapuramanise.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia pada Senin, 14 September 2026. Suahasil menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa dan dipercaya mengemban jabatan tersebut untuk sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.

Pelantikan Suahasil tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih. Prosesi pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, dan ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Pergantian Menteri Keuangan tersebut menjadi perhatian publik bukan hanya karena pergantian pejabat di tengah perjalanan pemerintahan, tetapi juga karena Suahasil Nazara membawa catatan tersendiri dalam sejarah panjang jabatan Menteri Keuangan Indonesia.

Kembali Hadirnya Tokoh Kristen di Kursi Menteri Keuangan

Dalam sejarah Kementerian Keuangan, sejumlah tokoh Kristen pernah dipercaya menduduki posisi Menteri Keuangan.

Salah satunya adalah Alexander Andries Maramis atau A.A. Maramis, tokoh asal Minahasa yang memiliki peran penting pada masa awal berdirinya Republik Indonesia. Kementerian Keuangan mencatat Maramis menggantikan Samsi Sastrawidagda sebagai Menteri Keuangan pada 2 September 1945 dan berperan dalam membangun organisasi Departemen Keuangan serta persiapan penerbitan uang Republik Indonesia.

Pada era Orde Baru, terdapat pula Radius Prawiro, yang menjabat sebagai Menteri Keuangan pada 1983–1988. Radius dikenal sebagai tokoh Kristen Protestan dan sejak kecil dibesarkan dalam keluarga Kristen. Ia juga aktif dalam kehidupan gereja, termasuk pernah menjadi Ketua Majelis Jemaat GKI Kebayoran Baru.

Radius kemudian digantikan oleh J.B. Sumarlin, yang menjabat Menteri Keuangan pada 1988–1993. Sumarlin merupakan seorang Katolik dengan nama baptis Johannes Baptista Sumarlin. Kementerian Keuangan juga mencatat perjalanan hidup dan pembaptisan Sumarlin dengan nama tersebut.

Setelah berakhirnya masa jabatan Sumarlin pada Maret 1993, posisi Menteri Keuangan selama lebih dari tiga dekade kemudian diisi oleh tokoh-tokoh lain, hingga pada September 2026 kembali dipercayakan kepada Suahasil Nazara.

Karena itu, pengangkatan Suahasil dapat disebut sebagai kembalinya tokoh Kristen ke posisi Menteri Keuangan setelah 33 tahun sejak berakhirnya masa jabatan J.B. Sumarlin. Adapun jika menggunakan kategori khusus Kristen Protestan, catatan sejarah perlu membedakan Radius Prawiro sebagai pendahulu Protestan pada 1983–1988 dan J.B. Sumarlin sebagai Katolik pada 1988–1993.

Suahasil Nazara, Ekonom dan Teknokrat Fiskal

Suahasil Nazara lahir di Jakarta pada 23 November 1970. Ia merupakan ekonom dan akademisi yang memiliki perjalanan panjang di bidang ekonomi serta kebijakan fiskal.

Berdasarkan profil resmi Kementerian Keuangan, Suahasil menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia pada 1994. Ia kemudian memperoleh gelar Master of Science dari Cornell University pada 1997 dan gelar Doctor of Philosophy dari University of Illinois at Urbana-Champaign pada 2003.

Suahasil juga merupakan guru besar di bidang Ilmu Ekonomi Universitas Indonesia. Sebelum dipercaya menjadi Menteri Keuangan, ia telah berada di lingkungan Kementerian Keuangan sebagai Wakil Menteri Keuangan dan sebelumnya memiliki pengalaman dalam perumusan kebijakan fiskal.

Dengan latar belakang akademik dan pengalaman panjang di sektor fiskal, Suahasil kini menghadapi tanggung jawab besar sebagai pengelola keuangan negara.

Kekayaan Suahasil Capai Rp138,16 Miliar

Selain latar belakang kariernya, harta kekayaan Suahasil juga menjadi perhatian publik setelah dirinya dilantik sebagai Menteri Keuangan.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik 2025 yang disampaikan kepada KPK pada 27 Februari 2026, Suahasil tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp138.167.334.176 atau sekitar Rp138,16 miliar.

Data tersebut merupakan laporan kekayaan sebelum Suahasil resmi menduduki jabatan Menteri Keuangan.

Purbaya dan Kelakar soal Kolam Ikan

Di tengah pergantian tersebut, perhatian publik juga tertuju kepada Purbaya Yudhi Sadewa yang menyerahkan jabatan Menteri Keuangan kepada Suahasil dalam acara serah terima jabatan di Kementerian Keuangan pada Selasa, 15 September 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Purbaya melontarkan pernyataan bernada gurauan ketika ditanya mengenai rencananya setelah tidak lagi menjadi Menteri Keuangan.

Ia mengatakan akan pulang dan memancing di kolam belakang rumahnya.

“Abis ini mau pulang, mancing di belakang rumah,” ujar Purbaya kepada wartawan.

Ketika ditanya ikan yang akan dipancing, ia menjawab, “Mancing ikan, mujair. Nila.”

Purbaya kemudian bergurau bahwa dirinya dapat memancing sambil melamun mengenai alasan dirinya dicopot dari jabatan Menteri Keuangan. Pernyataan tersebut disampaikannya dengan nada santai usai prosesi serah terima jabatan.

Pergantian tersebut sebelumnya berlangsung pada 14 September 2026, ketika Presiden Prabowo melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya.

Dengan dilantiknya Suahasil Nazara, perhatian kini beralih kepada langkah dan kebijakan yang akan ditempuh Menteri Keuangan baru dalam mengelola fiskal negara, sekaligus melanjutkan agenda ekonomi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. (Tim) 

Leave a Comment